Pentingnya Pantau Detak Jantung Janin Saat Kehamilan!

Pentingnya Pantau Detak Jantung Janin Saat Kehamilan!
Pentingnya Pantau Detak Jantung Janin Saat Kehamilan!

Semua orangtua pasti sangat memprioritaskan kesehatan anaknya di atas apapun, apalagi sejak ia masih dalam kandungan. Segala hal pasti dilakukan agar si kecil selalu sehat di perut sang ibu. Kesehatannya sejak dalam kandungan ternyata perlu di pantau lewat detak jantung janin selama di perut ibu.

Dalam pedomannya, denyut jantung janin yang normal ialah 110-115 denyut hingga 110-160 denyut per menit. Denyutnya menjadi patokan bahwa proses persalinan dapat dilanjutkan dengan aman atau tidak. Maka dari itu, hal ini perlu dipantau pada saat-saat menjelang persalinan maupun setelah persalinan.

Proses pemantauan ini dilakukan agar dapat mendeteksi perubahan pola detak jantung janin selama persalinan berlangsung. Ketika ada perubahan pola, maka dokter dapat melakukan langkah penanganan untuk mengatasi sumber permasalahan. Pantau detak jantung janin juga membantu dokter untuk memilah hal-hal apa yang perlu dan tidak perlu dilakukan saat menyiapkan proses persalinan.

Dalam segi alatnya, ada 2 cara yang dapat dilakukan dalam memonitor denyut jantung janin, yakni :

Auskultasi. Ini adalah teknik mendengarkan suara jantung janin dengan menggunakan stetoskop khusus. Cara ini termasuk dalam cara yang paling aman karena tidak memiliki resiko atau efek samping. Lewat stetoskop khusus ini, dokter dapat mendengar bagaimana detak jantung bayi, seberapa keras dan sering jantungnya berdenyut.

Pemantauan secara Elektronik. Dalam dunia kebidanan, ada yang disebut alat pemantau elektronik untuk memantau dentak jantung janin. Alat ini digunakan salaam kehamilan hingga menjelang kelahiran bayi. Gunanya untuk mengetahui kekuatan janin dan durasi konstraksi rahim.

Jika lewat pemantauan tersebut hasilnya pola detak jantung janin tidak normal, maka dokter akan angsung melakukan serangkaian tes lain untuk mencari sumber masalahnya. Jika memang ada gangguan kesehatan yang tak dapat teratasi dalam kandungan, maka biasanya bayi akan segera dilahirkan dengan operasi Caesar, ekstraksi vakum dan lainnya.

Baca juga :

Ini Bahaya Makanan Manis Saat Hamil!