Ini Bahaya Makanan Manis Saat Hamil!

Ini Bahaya Makanan Manis Saat Hamil!
Ini Bahaya Makanan Manis Saat Hamil!

Sebagai ibu hamil, terkadang muncul keinginan untuk mengidam makanan/minuman yang aneh-aneh. Apalagi dengan kondisi cuaca yang mendukung, pasti muncul keinginan untuk mengonsumsi makanan tertentu, terutama yang rasanya manis. Mama perlu tahu bahaya makanan manis bagi si kecil saat masih dalam kandungan.

Minuman manis saat ini memang sedang naik dau. Sebutlah thai tea atau boba yang sangat mudah ditemukan dan diiklankan dimana-mana. Memang rasanya enak dan menyegarkan, tetapi ketika dikonsumsi berlebihan akan menyebabkan hal yang fatal bagi kesehatan anak mama di kandungan.  

Dalam tubuh kita, ada hormon yang memproses makanan yang mengandung gula/glukosa menjadi energi. Hormon ini disebut insulin. Ketika hamil, cara kerja insulin mengalami perubahan dan tak dapat bekerja dengan optimal. Dengan mengonsumsi banyak makanan manis saat hamil, maka tubuh jadi kelebihan gula yang tak dapat diproses dengan optimal, sehingga dapat memicu Diabetes.Selain itu, ada banyak hal buruk yang dapat terjadi pada si kecil di perut mama.

Bahaya Makanan Manis Bagi Janin

Kelebihan Berat Badan. Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan kelebihan berat badan tak hanya bagi ibu, melainkan si bayi. Kadar gula yang masuk ke pembuluh darah bayi melalui plasenta, mengakibatkan bayi berkembang terlalu besar atau disebut makrosomia. Hal ini dapat mempersulit mama ketika proses persalinan normal, dan biasanya membutuhkan operasi Caesar ketika melahirkan.

Meningkatkan resiko bayi prematur. Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum waktunya. Ketika mama terbiasa mengonsumsi produk gula dan si kecil tumbuh melebihi bobot normal di perut mama, biasanya dokter akan memutuskan untuk melahirkan lebih awal. Apa bahayanya? Bayi yang terlahir prematur biasanya memiliki banyak gangguan kesehatan, terutama gangguan pernapasan. Hal ini terjadi karena paru-parunya belum berkembang dengan baik dan belum berfungsi secara matang.

Bayi terkena Hipoglikemia. Kondisi ini terjadi ketika bayi lahir dengan kadar gula darah di bawah normal. Biasanya hal ini dialami oleh penderita diabetes. Hipoglikemia pada bayi dapat memicu kejang dan menyebabkan kematian setelah dilahirkan.

Bayi menderita Diabetes Tipe 2. Kebiasaan buruk memakan makanan manis tak hanya berdampak langsung ketika bayi dilahirkan. Hal ini juga dapat beresiko hingga ia kelak tumbuh dewasa. Pasalnya, kelebihan glukosa yang terjadi saat ia masih di kandungan, dapat memicu berkembangnya penyakit Diabetes tipe 2 di kemudian hari. Jadi, hati-hati ya ma!

Baca juga :

Ini Tips Sehat Ibu Hamil Selama Pandemi Covid-19!